1/20/2013

Toyota Rush vs Daihatsu Terios , Tidak Cuma Beda Logo Dan Harga

Saat Anda melihat Toyota Rush vs Daihatsu Terios Anda mungkin akan berfikir “Paling, kedua mobil ini hanya berbeda Logo-nya saja.” Tetapi kenyataannya tidak , dan kami akan ungkap perbedaannya kepada Anda pada kesempatan kali ini.

PERSAMAAN
Pada sisi eksterior dan mesin, keduanya memang hanya terpisahkan oleh Logo, keduanya memiliki design eksterior yang agresif dan tangguh selayaknya mobil SUV yang mampu menghadapi segala medan, mulai dari jalanan aspal yang mulus sampai dengan medan yang kurang bersahabat seperti jalan berlubang , jalan tanah, bahkan mobil ini cukup tanggguh menghadapi banjir ringan. Design mobil yang tinggi merupakan kunci dari kedua mobil ini dalam menaklukan segala medan.
Keduanya juga dibekali dengan mesin berkapasitas 1.500cc VVT-i DOHC yang menghasilkan tenaga 107 HP dan torsi sebesar 171Nm, tenaga yang cukup bessar untuk mobil yang hanya berbobot +/- 1.1 ton. Soal Konsumsi bensin, Anda tidak perlu khawatir, karena mobil ini hanya memerlukan 1L setiap 12KM, konsumsi bensin yang cukup irit, mengingat harga bensin  yang kian meningkat. Untuk melengkapi ketangguhan mesinnya, Mereka berdua dilengkapi dengan pilihan transmisi manual dan automatic.

PERBEDAAN
  Di dalam kabin perbedaan hanya terletak pada jumlah kapasitas penumpang, Pada Daihatsu Terios anda dapat memuat 7 penumpang, sedangkan pada Toyota Rush anda hanya mendapatkan ruang untuk 5 penumpang. Di luar dari perbedaan tersebut, design, penggunaan material dan kenyamanan interior pada kedua mobil ini tidak memiliki perbedaan.
Ketika kita bicara tentang pengendalian dan keselamatan, disinilah Toyota Rush dan Daihatsu Terios menampakan perbedaannya. Toyota Rush memiliki ABS, Dual Air-Bag dan sensor parkir depan sebagai peranti standard, sedangkan tidak pada Daihatsu Terios. Perbedaan berikutnya terletak pada design suspensi belakang, dan perbedaan design ini menybabkan Toyota Rush memiliki pengendalian dan kenyamanan yang lebih baik bila dibandingkan dengan Daihatsu Terios, terutama di permukaan jalan yang bergelombang.
  Sepintas nyaris tidak ada perbedaan mencolok saat mencoba Toyota New Avanza 1.5 Liter dengan Toyota Rush, yang juga memiliki kapasitas mesin yang sama dengan penggerak dua roda (4 x 2). Dari segi bentuk, kedua mobil ini memang tidak pas kalau disandingkan. Namun, kapasitas mesin kedua jenis mobil ini sebenarnya sama saja.

Sementara, Toyota Rush dan Daihatsu Terios sama-sama menyandang mesin 1.5 Liter (1.495 cc), sedangkan persnelingnya ada yang menggunakan persneling otomatik dengan empat tingkat kecepatan dan manual dengan lima tingkat kecepatan.

Yang berbeda, antara lain, adalah dalam sistem pengereman, Toyota Rush memakai antilock braking system (ABS) dan electronic brake-force distribution (EBD), sedangkan Daihatsu Terios menggunakan ventilated disk brake dengan booster (rem depan) dan drum brake, leading, dan trailing (rem belakang).





 

 Mending membeli mobil Toyota Rush atau Daihatsu Terios?" tanya seorang rekan. Pertanyaan yang sama sebelumnya pernah dilontarkan rekan lain yang kebingungan ketika hendak membeli Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia. Meskipun mesinnya sama, tetapi sebagian calon konsumen cenderung untuk menjatuhkan pilihan pada produk Toyota meskipun harganya agak sedikit lebih mahal.

Hal itu tidak bisa dihindari karena mungkin merek mobil-mobil Toyota sudah sangat melekat di kalangan masyarakat sehingga sebagian orang masih beranggapan harga jual kembali mobil-mobil merek Toyota masih relatif baik ketimbang mobil Daihatsu.

Padahal, proses kelahiran Toyota Rush dan Daihatsu Terios, maupun Toyota Avanza serta Daihatsu Xenia, dilakukan melalui mesin produksi yang sama. Produk mesin yang dipunyai Avanza dan Xenia sebenarnya sama, demikian pula dengan sport utility vehicle (SUV) mini yang baru-baru ini diluncurkan yakni Rush dan Terios juga memiliki mesin yang sama.

Akan tetapi, logika dan kondisi psikologis konsumen kadang memang aneh. Sebagian dari mereka ada yang lebih berpegang pada merek ketimbang harga atau fungsinya. Namun, okelah, lepas dari itu, sekarang konsumen memiliki pilihan untuk memiliki SUV mini dengan harga di bawah Rp 200 juta.

Jika sebelumnya SUV senantiasa diidentikkan dengan mobil Honda CRV, Nissan X-Trail, atau Toyota Fortuner, sekarang sudah hadir mobil SUV yang "dikecilkan" yang dipelopori oleh Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Tongkrongan Toyota Rush tidak kalah dibandingkan dengan Toyota Fortuner.

Hal itu juga berlaku untuk jenis mobil multi-purpose vehicle (MPV). Konsumen yang tidak mampu membeli kendaraan jenis MPV sungguhan, seperti Honda Stream, Mitsubsihi Grandis, atau Toyota Innova, sekarang bisa membeli Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia.
Jadi, kalau Anda sekarang bingung hendak membeli Rush atau Terios, sebaiknya kembali pada tujuan awal Anda membeli mobil. Apakah Anda membeli kendaraan cuma mau membeli mereknya saja atau membeli kendaraan untuk kepentingan fungsi dengan harga yang terjangkau?

Sebenarnya kalau Anda membeli mobil untuk dipakai sendiri, tidak perlu terlalu memikirkan harga jual kembali mobil itu di masa mendatang. Pasalnya, apa pun merek mobilnya, harga kendaraan dipastikan akan turun setelah masa pemakaian dua atau tiga tahun.


1 comment:

  1. Daihatsu Terios dan Toyota Rush sebenarnya cm beda-2 tipis aja. Ini hanya strategi bisnis Toyota & Daihatsu aja konsumen jadi dibuat bingung ...

    ReplyDelete